Minggu, 16 Juli 2017

Kalau sudah tiada.....

14 juli 2017
Dear orang-orang yang terkasih...
Perih emang kehilangan orang yang dikasihi, tapi ikhlaslah karena semua sudah diatur oleh Nya.

Masih terasa kesedihan yang menyelimuti keadaan di rumah. Saat ini saya sedang duduk berdua bersama nenek dari ibu saya di depan rumah. Mata saya terus berkacakaca ketika bertatapan empat mata dengannya. Tadi siang etek (read:tante dalam bahasa minang;adik mama) baru saja di kebumikan, ba'da solat jumat.  Nenek terlihat tidak begitu sedih tak ada tetesan air mata, tapi yang saya lihat dari tatapannya, jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam, dia sangat sedih kehilangan anaknya yang paling kecil, saya tau banget nenek sangat sayang sama etek.
biasanya nenek tinggal sama almarhumah dengan suami dan ke lima anaknya, tapi sudah mulai 2 tahun belakangan ini nggak, karena satu dan lain hal. Jadi setau saya almarhum kakek dulu berpesan ke nenek untuk tinggal bersama anaknya yang terakhir. Yah almarhum etek punya 5 orang anak, yang masih kecil-kecil, bahkan yang paling kecil baru berumur 2 tahun. Kalau melihat mereka berlima, sedih rasanya masih kecil sudah menjadi piatu.
Saya sebenarnya masih nggak percaya akan kabar meninggalnya etek, tapi ketidakpercayaan saya sirna ketika sirine suara mobil ambulan semakin jelas terdengar mendekati rumah orang tua saya. Yah, jenazah etek di semayamkan di rumah orang tua saya, soalnya etek baru pindah rumah, dan emang banyak tetangga dan teman ayah ibu saya yang kenal dengan almarhum.


.....

0 komentar:

Posting Komentar

 
;