Rabu, 22 Oktober 2014 0 komentar

Perkara Jauh

"Hai, saya mau kamu berhenti menunggu saya," ucapku di ujung telfon.
Ini sudah kesekian kalinya aku mengatakan ini padanya. Namun aku juga gak tau terbuat dari apa hati dan fikiran makhluk satu ini, dia begiu sabar dan tabah menghadapi aku, waktu dan jarak yang jauh. Umur kami selesih sangat jauh, sekitar 7 tahun. Aku mengenalnya sudah cukup lama, sejak aku duduk di bangku SMP. Dia adalah saudara kandung sahabatku.
"Kenapa? Apa kamu bosen sama ini semua? Aku pernah berjanji untuk terus nunggu kamu." Jawabnya dengan penuh lembut.
"Janji? Udah deh, saya capek begini terus. Lupai aja janji kamu."
Dengan sangat kesal seperti biasa aku selalu mematikan terlfon terlebih dahulu sebelum mendengarkan jawabannya.
Saat itu sepertinya aku sadar kalau aku sudah terlalu egois. Pemicu masalah kami bukanlah orang ketiga atau siapapun, tapi semua karena aku. Kadang aku berfikir untuk apa ada cowok sebaik dia yang menungguku, walaupun hubungan kita gak tau dikatakan apa. Nggak ada didalam fikiranku untuk punya pasangan di tempat aku merantau, tapi kadang aku berfikir kenapa harus bertahan sama hal yang tidak jelas, apalagi kita sama-sama gak bisa tau apa yang dilakukan sesama.
Dan dengan ketenangan hatinya, kesabarannya, dewasanya dia selalu akan menelfon saya kembali diwaktu yang bisa d hitung dengan detik. Lebih menjelaskan kalau dia adalah pria yang baik, dia selalu meminta maaf atas kejadian yang sudah terjadi. Sungguh aku kagum dengan pribadinya, sungguh tuhan maha segala menciptakan makhluk seperti dia.
"Maaf kalau saya gak bisa seperti yang lain dengan pasangannya, tapi saya sudah berusaha membuktikan ke kamu, kalau saya serius sama kamu."
Aku hanya bisa diam di atas tempat tidur kamar sederhanaku.
"Saya serius sama kamu, buktinya saya masih tetap nunggu kamu, saya bertahan bukan buat siapa-siapa, tapi karna diri saya, diri saya mau kamu." Jelasnya terus padaku yang masih tersidiam.
"Hallo, hallo, hallo, Riyane jawab saya dong." Lanjutnya sambil menyadarkan aku
Dengan suara yang goyang, aku menjawab, "tolongdong cobalah untuk mengenal duniamu, cobalah untuk kamu mengenal wanita disana, cobalah mengenal mereka lebih dalam,."
"Kenapa harus wanita, dan saya rasa mengenal cukup hanya sekedar berteman." Ujarnya memotong pembicaraanku.
Sepertinya tuhan sudah menakdirkan kamu menjadi orang yang hampir sempurna, tapi apa mungkin juga kamu terlalu bodoh atau ah sudahlah yang jelas itulah kamu.
Gaktau kenapa sifatnya yang seperti itu semakin membuat aku terkadang berfikir aku tidak pantas untuk ditunggu pria seperti kamu. Tapi aku juga tidak mau menjadi munafik, aku juga menginginkan kamu dimasa depan.

Rabu, 04 Juni 2014 0 komentar

Aku memandangimu

Hanya dari kejauhan aku dapat memandangimu pelan dan perlahan. namun secara tajam mata ini terus memperhatikan segala bentuk sudut yang menyatu menjadi susunan wajah yang selalu kurindukan. ntah mengapa perasaan ini terus mengalir bak air bah yang tiada henti, apa lagi ketika hujan terus mengguyur, begitu juga dengan pertemuan kita yang sudah terjadwal begitu padatnya.
Sesekali mata ini tau akan takutnya dosa apabila mamandangmu begitu lama, namun untuk lebih dari sekali mata ini begitu nakal untuk terus memperhatikanmua, yang begitu mudah untuk saya lukis kembali dalam bayangan-banyangan semu. saya yakin, mata ini terus bekerja dan memberi kontraksi kepada hati ini untuk terus dapat mengagumimu yang saya sendiri yakin bahwa sebenarnya kamu tidaklah begitu spesial. karena tampang anehmu itu bukanlah sosok pria yang ganteng atau mungkin mirip salah satu personil boyband korea. apalagi dengan kulitmu yang seperti sawo kematangan, coklat begitu.
Mata ini begitu teramat nakal saat dia harus berpindah-pindah mengikuti arah dimana kamu berada, mengikuti kegiatanmu sebagai seorang pria yang menyenangkan. mata ini tidak akan pernah capek mengikuti arahmu, sampai akhirnya kamu tertidur dengan pulas dan sayapun dengan bebas memperhatikan secara lebih detail wajahmu, semua bagian dari wajahmu.
Kamis, 29 Mei 2014 0 komentar

Apa bedanya Suka dengan Kagum?


"tidak seperti mereka yang gampang mengutakatik perasaan dan dengan mudah mengatakannya kepada dunia. Bagaimana cara untuk menjelaskannya kalau masih ada pembeda antara rasa kagum dan rasa suka."

itu adalah update tan saya pada akun sosial Facebook saya pada 14 mei lalu. sebagai anak remaja yang perlahan belajar arti kehidupan dan seluruh unsur-unsur didalamnya. bicara soal remaja, kita bicara juga tentang perasaan. emang masa remaja itu adalah masa dimana semua perasaan perlahan mencoba menghampiri, termasuk perasaan dengan lawan jenis. nah perasaan kepada lawan jenis ada beberapa macam, disini saya membagi menjadi dua serius/jangka waktu lama dan tidak serius/sementara. kenapa saya membagi itu menjadi dua bagian??? ayo kita bahas bersama.

menurut saya sih, dan berdasarkan pengalaman saya itu di bagi menjadi dua bagian di atas, karena bagi saya ada perasaan yang sesaat, mungkin karena mata kita yang melihat (itu) sebagai sesuatu yang menarik daya tarik kita, dan sayang satunya jangka waktu lama, itu karena mata kita melihat kemudian seluruh organ tubuh ini bersatu dan terbiasa merasakan kedekatan dan hati yang menyatukan semua itu.


sebagai seorang remaja wanita, saya mulai merasakan hal-hal itu semua dan mulai meneliti segala bentuk perasaan itu saat ini. kalau dulu masa-masa SMP atau SMA bakal suka sama cowok, kalau di ciye-ciyei sama temen-temen, yah bahasa gaulnya di comblangi gitu. tapi sejak semua berjalan kesini-sini itu uda gak mempan lagi. sudah muali mementingkan hati dan fikiran ini yang menyeleksi, walau banyak orang yang bilang ini itu tentang orang yang begini, begitu, berusaha untuk comblang-comblangi. yah itulah perasaan yang saya alami, seiring berjalannya waktu.



setelah semua hal-hal yang tadi tidak lagi bisa terulang karena hati dan fikiran sudah mulai bekerja dengan sendirinya, semakin bingung untuk memilah-milih mana rasa suka dan mana yang hanya rasa kagum.


suka 'menyukai', kagum 'mengagumi'. saya belum sempat untuk mengecek di KBBI tentang ari dari kedua kata ini, namun beberapa saat yang lalu saya sempat mencoba menjadi agen samar-samar yang sedikit terlihat, karena saya langsung bertanya dengan beberapa teman. banyak mereka yang menjelaskan bahwa, sangat jelas terasa perbedaan akan keduanya. karena suka yah suka, dan kagum ah kagum, selesai kan???


namun begitu panjang penjelasan mereka tentang itu semua saya masih sangat awam untuk tau apa yang menjadi pembeda, boleh dibilang saya sedikit lemot gitu deh. tapi setelah saya jalani, saya perhatikan diam, hanya hati dan fikiran juga yang dapat menyeleksi mana yang suka dan mana rasa kagum itu seiring berjalannya waktu dan mlai melihat pembeda antara keduanya.



Bagi saya suka terjadi karena ada sesuatu yang ada dalam diri seseorang, baik itu kekurangan, maupun kelebihannya yang membuat kita suka dengannya, terkadang rasa suka akan timbul terus menerus kepada satu objek saat kita terus memperhatikannya dan berada terus di sampingnya, sampai kita beubah menjadi orang yang super duper KEPO, pingin tau segala hal tentang dia, dari sering memperhatikannya, sering kepoi acoount sosialnya, cari tau segala hal tentang dia dah pokoknya, sampai rasa suka dan kepo berubah menjadi rasa nyaman dan akan tumbuh menjadi sayang. dan biasanya lagi kalau uda sayang, yah you knowlah yah, apalagi kalau uda sama-sama sayang, yah begitulah. yang namanya anak muda. rasa suka itu akan menjadi rasa jalam jangka waktu yang lama sampai kita juga gatau sampai kapan batas limitnya.



Nah untuk rasa kagum itu sendiri saya kategorikan sebagai perasaan sementara, karena biasanya rasa kagum hanya sesaat kita mengaguminya saja. biasanya rasa kagum terjadi karena kelebihannya, atau dia beda dari yang lain, atau yah gitu deh, biasanya rasa kagum tidak sekepo rasa suka, karena kita akan hanya kagum saat dia ada di samping kita, namun saat ia jauh, yah mungkin kita tidak akan memikirkannya apalagi akan kepo sekepo-keponya untuk cari tau tentang dia.



Itu sih berdasarkan pengalaman saya, semua tergantung sama perasaan agen samar-samar masing-masing buat bisa memilah milihnya. tapi ingat agen samar-samar, wakaupun kita suka/kagum sama seseorang, tetap ingat, tuhan, orang tua tetap nomer satu yah agen samar-samar, dan sekolah/kuliahnya jangan jadi terhambat karena masa-masa pubertas ini. dinikmati aja semuanya, tapi pilah pilih mana yang harus dirasakan indahnya. penyesalan selalu datang belakangan, kalo di depan namanya pendaftaran. selamat siang agen samar-samar.
Selasa, 29 April 2014 0 komentar

Apakah anda mulai setres?

bingung, linglung, ditambah lagi belakangan ini makin sering pusing melanda tiba-tiba. guh gusti ada apa ini???

mungkin hal ini gak hanya aku yang ngerasakan, mungkin beberapa orang atau mungkin banyak orang juga merasakan hal ini. selalu memikirkan hal yang gak penting buat difikirkan. kadang aku sering bertanya pada diri sendiri. kenapasih harus mikirin hal itu? emang penting buat difikirin? yah itu juga kalimat yang sama yang ditanyakan oleh orang-orang banyak.

Hallo agen samar-samar semuanya, selamat malam. kali ini saya akan berbagi sedikit tentang setres buat agen samar-samar semua. post ini saya buat, terinspirasi dari temen-temen dan termasuk juga saya yang sedang cukup setres dengan tugas-tugas kampus di semester 2 ini. yah, maklum namanya juga mahasiswa, pastinya semua mahasiswa di Indonesia, dimanapun kampusnya pasti punya banyak tugas-tugas dari dosen-dosen yang dulunya waktu jadi mahasiswa juga punya banyak tugas.

begitu banyaknya tugas mengakibatkan sebagian orang atau juga sebagian banyak orang menjadi setres, karena terlalu memikirkan tugas-tugasnya. aduh, please deh yah, tugas itu bukan difikirkan tapi dikerjakan mblo. nah ada lagi beberapa mahasiswa yang menyuarakan hatinya dengan status-status yang menunjukkan bahwa dia sedang setres dengan tugas-tugasnya lewat statusnya di sosial media, bbm, atau apalah itu.

Setres itu adalah reaksi kita terhadap apa yang terjadi dalam lingkungan hidup kita. itu menurut saya. mungkin agen samar-samar semua bisa cari tau lagi tentang pengertian setres yang sebenarnya. nah kalau dari setres yang saya paparkan berarti setres berdampak positif dong dengan hidup kita, karena kita akan bereaksi terhadap apa yang terjadi. menurut saya sih iya. tapi itu kalau tingkat setresnya ringan. jadi kalau tingkat setresnya ringan kita akan terus bereaksi terhadap lingkungan untuk lebih baik dan lebih baik lagi. nah yang harus dikhawatirkan kalau setresnya itu uda berat. nah itu harus dibawa ke psikiater.

menurut saya dan gabungan dari beberapa artikel yang penyebab setres adalah :
1. keadaan ekonomi
2. terlalu lama bekerja dengan tekanan kerjaan
3. hubungan pribadi dengan lingkungan
4. lingkungan keluarga
5. anda tidak pernah mengatakan tidak
6. kurangnya waktu buat liburan
7. gangguan dan kebingungan
8. memikirkan hal yang tidak perlu difikirkan
9. terlalu memikirkan perasaan orang lain
10. sifat tidak puas dengan diri sendiri
11. ambisi terhadap sesuatu terlalu tinggi
12. adanya keterpaksaan

nah bagaimana cara agen samar-samar semunya untuk mengatasi yang namanya "Setres"???
kalau versinya saya adalah :

1. Tidur
gatausih kenapa, setiap kali saya lagi setres pasti kalau uda dibawa tidur, tidur bisa buat rasa setres itu sedikit berkurang yang bisa meningkatkan produktifitas dan efisiensi.
Menurut beberapa ahli Stress itu salah satu sumber penyakit berbahaya lainnya seperti gangguan syaraf dan jantung. Jadi dikarenakan banyaknya aktifitas yang di kerjakan setiap harinya, membuat otak menjadi lebih tegang karena terlalu banyak berfikir secara terus menerus (karena saat kita beraktifitas otak kita ikut berfikir), bisa menjadi beban bagi otak dan membuat stress yang berlebihan. Jadi intinya ini dikarenakan tidur dapat mengoptimalkan seluruh organ tubuh untuk kembali menjalani aktivitas dengan lancar dan menenangkan perasaan kita uda beberapa saat.

2. Coklat
Selain sebagai penambah mood saya setiap harinya coklat juga menjadi temen saya dikala saya setres dengan beberapa hal. Gak tau suges atau apa, intinya saat saya sudah merasa sangat down dan kacau, coklat dapat meleburkan semua perasaan itu semua. ini karena coklat mengadung serotonin yang merupakan anti depresan alami.

3. Pergi
Pergi kesuatu tempat yang saya sendiri juga gak tau tempat itu dimana membuat saya merasa sedikit tenang. Jadi intinya saat saya juga uda pusing dengan aktifitas yang rutin saya jalani, biasanya saya suka pergi sendiri dengan motor/sepeda saya mengelilingi beberapa tempat dan menikmati perjalanan itu. Saya rasa selama dalam perjalanan beban-beban yang ada perlahan berjatuhan keatas aspal jalanan.

4. Nyanyi
Walaupun suara saya gak bagus-bagus banget, nyanyi jaga solusi saya menghadapi perasaan setres yang berlebihan, tapi otomatis bukan lagu-lagu galau yang makin bikin mewek.

5. Senyum di depan kaca
Ini adalah cara yang aneh mungkin, tapi galau kalau uda berdiri didepan kaca, terus senyum dan mencoba melihat sisi positif dari diri sendiri yang berusaha membuat otak kita juga berfikir postif.

Intinya sih cobalah untuk terus berfikir positif, berfikir bahwa semua yang kita jalani pasti akan ada alasannya. Berfikir positif itu penting, walaupun sulit buat dijalani saat kita emang bener-bener down, tapi ininya setiap orang punya cara sendiri uuk menghadapi masalah dan perasaan setresnya, tapi ingat gak perlu dengan hal-hal negatif yang malah bakal memperburuj keadaan.

Rabu, 16 April 2014 0 komentar

Behind The Scene "Hallo Agen Samar-samar"

#Day Two
wah sudah selesai shooting film Hallo agen samar-samar nih, akhirnya semuanya berjalan dengan lancar dan penuh dengan pembelajaran yang sangat luar biasa banget.
pagi ini di muali dengan crew call jam 05.00 WIB, saat itu bingung banget mau minta jemput sama siapa. maklum gak punya motor, jadi harus nyusai orang lain, satu persatu crew yang lain saya coba hubungan buat jemput dan akhirnya yang bisa jemput itu dicki. oh my god saya lupa alamat rumahnya
Selasa, 15 April 2014 0 komentar

Subuh yang jauh

sedikit (Bosan) dengan segala rutinas kampus yang membuat semakin lelah saat-saat ujian tengah semester begini. kejar deadline tugas dan lemburpun semakin gencar dilakukan. rasanya mata ini kalau iya dapat berbicaraa, mungkin ia akan mengatakan "aku ingin tidur." mungkin "tidurkan dan istirahatkan aku.". aku hanya bisa diam dan menahan pusingnya kepala ini dan sakit badan ini menahan tiupan angin dari kipas angin kos temen saya yang dari pertama saya datang sampai sekarang terus menyala.
Terdiam dan hanya bisa diam, entahlah saya juga tidak tau apa yang membuat saya terdiam, seharusnya saya mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. namun bukan hanya tubuh dan mata ini yang ingin beristrirahat, namun hati dan fikiran ini juga ingin beristirahat tanpa merasakan sesuatu dan memikirkan apa yang terjadi dan yang akan terjadi. mencoba untuk cuek dan membiarkan semua berjalan dengan lancar, namun hati ini keras untuk terus merasakan rasa "tidak enak" atau sungkan.
Saya masih teringat kejadian yang terjadi saat proses study mengunjungi tempat mendapat informasi baru tadi siang. saya hanya terdiam dan memikirkan apakah ini emang salah saya? atau apakah kesalahan saya? dan mungkin itukah kesalahan saya? saya juga tidak tau sebenarnya seperti apa. saya ingin tau jawaban dari itu semua. karena hati ini emang terlalu kaku dan berlebihan merasakan yang seharusnya juga tidak perlu untuk dirasakan.
Sejenak ingin rasanya menjadi orang lain yang dapat dengan cuek menghadapi keadaan, namun inilah saya yang sangat terlalu berlebihan merasakan dan memikirkan sesuatu yang membuat mata saya berkaca-kaca saat harus berada dalam situasi yang saya gak menyangka masalah sekecil ini dapat jadi besar dan berkelanjtukan dengan status-status yang serasa memojokkan saya dalam satu kondisi.
Di tengah malam menuju pagi ini saya hanya dapat terus berharap esok akan jauh lebih baik dari hari ini. mencoba seolah-olah itu gak pernah terjadi dan menjalaninya seperti biasa pada awal sebelum ini terjadi. namun itulah saya yang merasa sulit. sulit rasanya agar bisa melepaskan beban yang membuat saya sepertinya bersalah. dalam satu posisi saya emang salah, namun terkadang bukan maksud menjadi orang yang egois, saya juga manusia yang juga punya batas kesabaran, sampai kapan saya terus disalah-salahkan???
Subuhpun serasa jauh dan lama banget mendekat agar dapat dengan 2 rakaat lebih dekat denganNya. Subuh terasa juga ikut menjauhi saya, namun saya harus tetap kuat dan bertahan menunggu subuh datang. saya harus bisa bertahan, yah, kepada siapa lagi mengadu tentang hati dan menenangkan fikiran ini kecuali kepadaNya.
0 komentar

Allah mengambilmu

saat itu saya yang sedang menulis dikosan, mendapat sms dari mbak fica yang di Medan. dia sms "Ni, kak cempaka udah gak ada ni." terkejut dan seketika bulu kuduk ini berdiri dan dengan kuat melepaskan nafas yang tiba-tiba berubah menjadi berat. "Innalillahiwainnailahirojiun..." ucapku dalam hati, dengan pelan saya coba mengetik tulisan di HPku, "Innalillahi, yang sabar yah mbak, semoga kak cempaka tenang di sana." dan damn, smsnya gagal, ternyata pulsa ku abis. keluar kosan, terus gak ada konter pulsa yang buka. balik ke kos dengan perasaan yang sudah kesel banget. padahal pingin banget bisa cepat-cepat membalas sms dari kakak kandung sendiri.

hanya bisa diam dikosan, dan yang tambah bikin kesel lagi bb saya paketnya abis, modem tiba-tiba gak bisa dipakai buat internetan, huhhh, kesel banget. cuma bisa nonton tv dan sambil berharap keajaiban datang dan ada orang yang menelepon saya gak saya akan minta tolong buat isikan pulsa. saat itu ada fikiran buat minta tolong sama temen kos buat pinjam hp dan sms orang, tapi saya takut merepotkan orang lain. yah cuma bisa diam di kos, nonton tv dan coba buat menguatkan diri sendiri.

mengingat kembali, bahwa dalam hp saya ada aplikasi Call me, tapi saya lupa caranya gimana. dan dengan nekat banget mengotak-ngatik hp ini dan akhirnya bisa, saya CM ke Reza yang di Medan. tambah bikin kesel dia gak nelfon juga. huaaaaaaaaaaa,,, 3 jam setelah itu dia baru telfon saya dengan alesan ketiduran. okedeh karena saat itu saya lagi butuh bantuannya saya gak boleh mara-marah. heheheh, saya jelaskan apa yang terjadi dan minta tolong dia buat isikan pulsa saya. yah alhamdulillah dia baik banget dia transfer pulsa ke saya 3ribu rupiah. dan saya coba mengirim ulang sms yang tadi akan saya sms ke mbak saya.

saya yakin mbak di medan pasti lagi ngerasa sedih banget, karena kak cempaka itu sahabat terbaiknya saat ia duduk di bangku SMA. dan karena kita satu yayasan saat itu, saya juga kenal sama kak cempaka, saya tau betul dia gimana orangnya. senyumnya yang meliatkan gigi ginsulnya itu membuat saya merasa dia seorang cewek yang manis. bukan hanya fisiknya, sifatnya yang sangat lemah lembut, baik, berbicara dengan sopan, dan udah saya anggep seperti kakak sendiri.

Dia orang yang baik, dia juga anak yang pintar, senyuman manisnya masi terekam dalam benakku sampai saat ini aku menulis tentangnya. namun takdir berkata lain, kak cempaka mengidap sakit paru-paru. aku tau dia sakit sejak setengah tahun yang lalu kalo gak salah, dan saat itu, saat dimana aku masih tinggal di medan, sebelum aku pergi ke Jogja, aku dan mbak fica sempat buat menjenguknya saat dia dirawat di rumah sakit di medan. emang saat itu aku ngeliat dia kurus banget.

masih teringat saat aku menjenguknya, mbak fica yang melihat keadaan sahabatnya itu meneteskan air matanya dan memeluknya. tapi dengan senyum manisnya kak cempaka bilang. "jangan nangis ka, aku gamau ada yang nangis, aku bakal sembuh kok." dengan sakitnya dia masih bisa menguatkan orang sekitarnya yang sangat khawatir dengan keadaannya. dia masih bisa tersenyum manis, dia masih bisa tertawa.

Saya sangat salut dengannya, dia orang yang hebat, dia juga menjadi tulang punggung keluargnya setelah Ayahnya meninggal dunia. Tuhan, jaga kak cempaka, tempatkan dia di tempat yang terindah. kami sangat menyayangi sosoknya yang kami kenal sungguh hebat. Agen samar-samar sempatkan untuk mengirim Al-fatihah yah buat kak Cempaka.
Mbak Fica, yang sabar yah, dia sahabat terbaik mu, dan kini sabarkan hatimu, dia lebih bahagia bersama Allah. doakan selalu. ini adalah kedua kalinya mbak ca harus mengikhlaskan sahabatnya di ambil Allah, dulu sahabat kecilmu dan sekarang sahabat dikala putih abu-abumu, yang sabar yah mbak. tetap doakan mereka dalam keabadian.

Salah satu status mbak ca di sosial media setelah kepergian kak Cempaka :
Gemeteran badanku sayang
Tunggu aku , besok aku pasti datang
Gak hentinya air mataku netes
Aku sayang au cempakaa
Kuat ya harus kuat
Lewati semuanya dgn istigfar
YA ALLAH

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ
Tenanglah dalam keabadianmu sayangku
Udh gak ada lagi sakit yg au rasa
Terima kasih sudah pernah menjadi sahabat bagi kami
Inilah jalan yang terbaik untukmu
Au emang nunggu kami datang ya ka
Tadi malam jadi malam terakhir
Masih kami liat airmatamu netes 
WE LOVE YOU ALWAYS
CEMPAKA LESTARI 

Terima kasih untuk doa dari teman ² yang inginkan dy sembuh
Tapi inilah jalan yg terbaik untuk dy
Terima kasih kehadirannya mulai dari rumah sakit sampai rumah duka
Insya ALLAH dy sudah tenang dsana berkat doa kita semua

CEMPAKA LESTARI 

"Serasa petir menyambar ditengah terik matahari
Disaat aku mendengar kau tlah menutup mata selamanya
Serasa sesak nafasku ini
Engkau yang kami sayang tlah pergi untuk selamanya
Kini pembaringanmu jadi tanah yang merah dihiasi malam ² dingin
Ingin rasanya kami ini jadi selimut malammu agar malam dinginmu menjadi malam yang hangat"
 
;