Selasa, 19 November 2013 0 komentar

Fanni, Menulis dan Es krim coklat


Hai agen samar-samar. uda lama nih gak berbagi cerita dengan kalian semua, upsss bukannya sombong, atau bahkan bakal ninggali kalian di blog ini. cuma lagi gak sempat buat post aja, soalnya masih di sibukkan dengan tugas-tugas sebagai mahasiswa gitu. yah tau sendirikan jadi mahasiswa itu ternyata gak gampang. apalagi kalau merantau begini. hahaha tapi itulaah resiko untuk menjadi orang sukses. amin.


hari ini, aku bakal bertanrung lagi dengan semua kata-kata agar bisa merangkainya, dengan seluruh jari ini yang menari di atas tombol huruf. yah, menulis lagi, menulis emang uda jadi kebiasaan ku dari dulu, yah sekarang uda jadi makin banyak yang harus di tuli, menulis gak hanya membuat aku merasa lega dengan segala rutinitas aku selama ini, namun juga sebagai wadah buat mencurahkan segala khayalan yang ada di dalam hati dan fikiran ini. yah begitulah, menulis memberikan kepuasan sendiri buat aku.

yah inilah hobbyku yang sampai sekarang gak bisa aku tinggalkan, dan gak akan ada kata yang menjadi alasan untuk meninggalkan hobby ku ini. yah impian jadi seorang penulis itu masi ada di benakku belum bisa terkabulkan, tapi bagiku, selama ini aku menulis, aku sudah menjadi seorang penulis. yah itu hanya untuk diriku saja.

aku gak peduli dengan segala apa yang dikata oleh orang-orang tentang seorang penulis, ada yang bilang penulis itu alay, berlebihan untuk membuat cerita, dan lain sebagaianya. yah aku cuma mau bilang, seorang penulis gak alay, yah dia sulit untuk mengembangkan ide tersebut unutk menjadi sebuat cerita. yah harus berlebihan dong membuat suatu cerita, kalau tidak cerita itu akan monoton dan itu-itu saja. inikan hanyalah fiktif dari seorang penulis.

saat menulis aku punya kebiasaan tersendiri, yah mungkin berbeda dengan penulis lainnya. aku punya kebiasaan makan es krim coklat, lebih tepatnya cornetto. es krim yang selalu menjadi alkohol buat aku ini sungguh membantu aku untuk bisa mencari ide dan membuka fikiran ini agar bisa mempercepat tarian jarijamari ini. kamu semua tau, butiran coklat dia atas ice cream yang sangat luar biasa itu mencair dia atas lidah dan nyesss masuk kedalam tenggorokan ini rasanya adalah syurga banget. membuka bungkus yang membentuk corong es krim tersebut, mendekatkan bibir dengan cream coklat itu rasanya seperti pecandu narkoba yang telah mendapatkan obatnya *mungkin* wah pokoknya sensasi banget deh kalau uda nulis di temani dengan ice cream.

yah aku uda kecanduan dnegan yang namanya ice cream tersebut, gak hanya saat menulis, ice cream juga menjadi teman di kala aku harus terpenjara oleh segala kepenatan dan masalah yang terjadi, ambil speda dan lari ke warung atau minimarket terdekat. huh begitulah aku dengan ice cream coklat.

namun gak hanya ice cream yang menjadi menu favorit buat aku, semua makanan/minuman yang berbahan dasar coklat juga menjadi menu andalan ku untuk menaikkan mood ku menjadi baik. yah begitulah aku yang sangat mangagumi coklat.
mungkin teman-teman terdekatku sudah tau, kalau mereka mau minta tolong aku, mereka selalu membawakan ice cream coklat atau apalah yang berhubungan dengan coklat, untuk menambah mood aku.

Inilah cara aku, bagaimana dengan cara mu??? 
0 komentar

Pameran Perdana FSMR ISI Yogya - Film Pendek Gara-Gara A

#episode 1

hay, agen samar-samar semua, di sini fanni bakal bahas tentang pengalaman buat film pertama aku kuliah di ISI untuk pameran perdana Fakultas Seni Media Rekam. nah, pembuatan film atau karya ini wajib untuk para mahasiswa baru, jadi tuh ini jadi kayak karya perdana kita gitu, jadi ntar waktu kamu-kamu uda mau tamat terus ngebongkar-bongkar data-data terus nemui file yang menjadi karya kamu pertama kuliah dan karya terakhir lo buat T.A (tugas akhir) pasti sangat jauh berbeda dan mungkin itu bakal jadi hal yang lucu dan kamu akan tertawa terbahak-bahak sambil berkata "Gila, ancur kali karya aku dulu, hahahh alay."

yah mungkin itu bakal terjadi sama aku, beberapa tahun lagi, yaah, dari pertama, kita semua di bagi menjadi 10 kelompok acak yang terdiri atas mahasiswa yang berbeda kelas, nah untuk angkatan aku sendiri itu ada 3 kelas, yakni, Reg, Nonreg, dan ISBI, jadi tuh dalam kelompok kami awalnya ada 2 orang dari anak reg, 4 orang dari anak Nonreg dan 2 orang dari anak ISBI. itu di ambil secara acak dan dengan metode seperti ibu-ibu arisan. pake sistem ambil gulungan kertas gitu, kamu buka gulungan kertasnya dan Jrengjrengggggg "gue menang arisaaaaannnnn". *upsss salah. di kertas yang kemarin aku dapet itu bertuliskan angka 1. dan jelas berarti kelompok aku adalah kelompok 1. oke clear.

nah masalah pertama yakni, aku bingung kenapa di kelompok aku anak reg yang sekelas sama aku cuma 1 orang, jadi perwakilan dari anak Reg itu cuma 2 orang. di kelompok lain itu ada 4 orang, aahhh itu bukan masalah buat aku.

setelah menemukan kelompok, kita ketemu sama beberapa anak yang satu kelompok, di pertemuan pertama itu kita ngumpul di dekanat FSMR, aku lupa itu tanggal berapa, yang jelas itu pertengahan bulan oktober deh kayaknya, di situ hanya terkumpul 4 anak yaitu, fanni, kibi, ayik, dan arafat. nah di situ kita berunding tentang tema apa yang akan kita buat untuk dijadikan film.
nah awalnya, arafat minta untuk buat film horor, kemudian aku orang pertama yang langsung gak setuju, yah kenapa??? buat film horor itu bukannya mudah, pertama, kita kurang alat untuk bisa buat efek serem gitu, dari lighting dan hmmp tata artistiknya, kedua, cerita horor itu kadang ngeboseni, karena apa? cerita hantu di indonesia sekarang uda begitu-begitu aja, dan  sudah di perbaharui bahwa film horor indonesia sudah tidak seram lagi. dan masi banyak lagi deh yang harus dipertimbangkan untuk kita menjadikan film horor sebagai film perdana kita.

nah di sini aku langsung kasi masukan untuk ngebuat film yang sederhana tapi yah menggali ceritanya dengan sedemikian rupa. nah aku minta untuk ngambil film jendre komedi namun komedia yang sewajarnya.
oke anak-anak yang lain pada setuju, sebagai masyarakat yang demokratis aku berusaha untuk mendengar masukan dari teman-teman yang lain, aku catat semua ide cerita yang mereka kasi, dan juga mencatat ide cerita yang dari aku sendiri. nah saat itu ada 6 masukan ide cerita dari anak-anak yang aku catat. kemudian haripun uda makin sore, kitapun memutuskan menyudahi pertemua pada hari itu dan membuat janji untuk berkumpul kembali beberapa hari kemudian dengan materi pembahasan selanjutnya yakni memilih tema-tema yang sudah ada dengan mengambil suara dari anak-anak anggota tang lain.

2 atau 3 hari selanjutnya aku dapet sms. "kita ketemu besok, ba'da magri di mesjid kampus, guna untuk menentukan tema dan pembagian joobdesk.
oke. keesokan hari nya dengan memakai sepeda biru yang sellau menemaniku, akupun datang ke mesjid kampus dengan membawa buku yang isinya adalah beberapa ide cerita hasil pembahasan sebelumnya.
lupa karena apa, tema yang di pakai adalah tema yang aku buat.
nah di situ kita langsung pembagian joobdesk. karena ide cerita juga dari aku yah aku di tunjuk teman-teman untuk melanjutkan ide tersebut untuk dijadikan naskah, oke aku suka bagian ini, akhirnya aku gak akan ninggali takdirku untuk tetao jadi penulis naskah. selanjutnya Kawakibi muttaqien mengajukan diri untuk menjadi sutradara, Ayik menjadi kameraman, bang Bagas juga kameraman, bang Toriq di tata artistik, fitri di asisten sutradara, dan Titis belum jelas joobdesknya antara kameraman atau tata artistik. sekian lama berdiskusi tak terasa hari sudah menjadi gelap, bulan telah menunjukkan kegagahannya. kami memutuskan untuk menyudahi pertemuan malam itu.

nah dengan jadwal yang sudah sangat mepet akupun bergegas untuk menyelesaikan naskah skenario yang sudah menjadi tanggung jawab ku. setiap hari mencicil cerita, dan saat itu sulit untuk membagi waktu karena juga dapat tugas ngedit di salah sati kegiatan mahasiswa di kampus. nah, rasanya uda mau pecah. duaduangnya deadline haru cepat selesai. namun dengan santai semua dapat di selesaikan.

Pertama, kau buat sinopsis terlebih dahulu, terus kawakibi mungkin setiap hari sms "fan, naskah uda selesai belum?" yah dengan rasa haru mempertanggungjawabkan tugas yang telah di berikan, akupun bergegas untuk menyelesaikan sinopsis dan kawakibi, minta sinopsis di kirim ke alamat e-mailnya. sinopsis selesai, buka internet, lalu sinopsispun sudah terkirim ke kawakibi.

Semua belum berakhir di situ, sinopsis di acc sama anak-anak, nah saatnya mengakhiri tugas menulis naskah dengan eksekusi mati naskah harus selesai malam itu juga karena waktu sudah sangat mepet. naskah selesai dalam hitungan 1 malam pengerjaan namun belum maksimal. kemudian naskah aku kirim lagi ke kawakibi dan fitri, yah untuk di baca sama mereka dan mendalami cerita.

nah selanjutny, pembuatan karya ini kan harus ada yang namanya konsultasi dengan senior, kawakibi saat itu mengajak untuk konsultasi dengan senior namun saat itu emang aku gakbisa, *lupa karena apa* masalah kembali datang, sinopsis ternayata sedikit berbeda dengan naskah yang sudah aku buat, yah emang di dalam naskah ada sedikit penambahan saja, cuma ada yang tidak terlalu jauh kok penambahannya. kawakibi yang sudah konsultasi sama senior minta untuk ada beberapa adegan yang di rubah atau penambahan tokoh dan ada beberapa lainnya.

kemudian aku bergelut kembali dengan keyboard yang ada di laptopku dan mrnyusun kata demi kata untuk merubah cerita dengan menambahkan apa yang di kasi tau sama kawakibi. namun aku merasa cerita yang baru sangatlah tidak menarik, karena di sini adanya penambahan tokoh yang menurut aku itu tidak penting.
namun dengan berusaha untuk tetap menerima pendapat orang lain akupun tetap menulis naskah yang baru dnegan mempertimbangkan beberapa adegan.

jadilah 2 naskah yang serupa tapi tak sama. kemudian aku juga bergegas untuk menghubungi seniorku 2010, mbak winda namanya. mbak winda termasuk penulis naskah terbaik yang kuliah di ISI yogyakarta. kau sms mbak winda "mbak win, mbak kapan ada waktu, fanni mau konsultasi naskah film nih, buat pameran perdana." *menunggu balasan sms dari mbak winda. gak lama kemudian hp pun berdering "oke, kalau sore ini gimana?" *wah, ini senior baik banget, di situ di butuhkan tanpa berfikir panjang langsung bilang oke di hari di mana di minta pertolongan (dalam hati)* "oke mbak, ketemu di mana, mbak? kebetulan sore fanni juga di kampus mbak, ketemu di kampus aja mbak? jam berapa mbak?" ...  "oke, ntar aku kabari lagi yah." "oke mbak, terimakasih sebelumnya yah mbak."

Sambil menunggu kabar dari si mbak, akupun menunggu di kontrakan anggie bersama para sahabatku, saat itu aku lupa ngapai aja. sms masuk. "dek jumpa jam 4 yah habis ashar, di depan concert hall" akupun membalasnya "oke mbak siap laksanakan." smsan pun terus di lakukan sampai akhirnya bisa ketemu sama mbak winda di kampus.

karena aku yang butuh mbak winda, akupun berusaha untuk datang di luan, dan alhasil, aku yang datang di luan menunggu mbak winda datang. beberapa saat kemudian mbak winda datang, dan dengan sangat kepo dan sangat ingin konsultasi naska, akupun langusngung mneceritakan kronologis nya dari awal.
setelah kurang lebih sejam aku bercerita, aku langsung menyodorkan tulisan yang terpancar dari LCD Laptopku. kemudian mbak winda membacanya dan banyak yang harus direvisi, tapi ada satu yang aku suka, mbak winda ngasil usulan utnuk memakai cerita yang pertama aku buat, kemudian mbak winda memberi coret-coretan ke dalam buku pribadiku, dan menuliskan kekurangan dan kelebihan tulisanku, kemudian mbka winda memberikan panduan apa yang harus aku lakukan setelah itu.

oke, hari uda magrib, akhirnya, walaupun belum puas mengambil ilmu mbak winda, akupun mengharuskan menyudahi pertemuan itu dan kembali ke kontrakan anggie.
setelah itu aku menyelesaikan tugas-tugas yang di kasi mbak winda, dalam 3 hari naskah selesai dan sudah rapi kemudian, akupun mengirimkannya kewat e-mail kembali ke kawakibi. dan oke aku bilnag  "kalau kita lama di naskah, cuma gara-gara perbedaan cara pandang untuk membuat ceritanya, kita gak akan bisa maju satu langkah untuk produksi, fanni rasa sudah cukup, dan ayo kita mulai eksekusi untuk bisa produksi." oke kawakibi setuju, dia juga berfikiran yang sama dengan aku.
aku terus mendesak anak-anak untuk melakukan shooting, tapi apalah daya, waktu gak bisa di ajakn untuk bersahabat, ada saja kendala yang kita dapati saat mau shooting, kita juga terhalangi oleh tugas-tugas yang dosen berikan.
Selanjutnya kita mengadakan diskusi terakhir untuk proses pra produksi, yakni menentukan baju dan semua keperluan saat shooting, kali ini kita jumpa lagi di mesjid kampus jam 12 habis zuhur. nah dapat kabar bahwa kita mendapat anggota baru, yakni mbak Via dan mbak Dian mahasiswa lanjutan dari perguruan tinggi di bogor. wah mereka membatu tata artistik, dan aku akui kelompok sangat luar biasa dan sangat bisa di ajak utnuk bekerja sama, walaupun patinya ada halangan dan rintangan yang di hadapi.
oke Pra produksi selesai. dan besoknya waktu untuk shooting.
Rabu, 30 Oktober 2013 2 komentar

Cowok "bergingsul" itu

hayhay, selamat sore buat semua agen-agen rahasia....
ginsull???? yah identik dengan yang namanya Gigi. yah Gingsul itu adalah gigi saing yang berhimpitan dengan gigi lainnya, kronologisnya bisa terjadi gigi gingsul gak akan kita bahas di sini, kalo mau tau tanya sama mbah google...

nah terus apa yang bakal kita bahas???
yah kita bahas tentang gigi gingsul namun lebih kepada keseluruhan, yah yakni orangnya. beberapa pengalaman mata saya melihat 95% cowok yang bergingsul itu ganteng/cakep/manis pokoknya yah gitu dehhh... nah kali ini 2 bola mata ini melihat sosok cowok yang sangat murah senyum *kadang didiskon* itu bergingsul dan muaaanniiiiisss buangggeeetttt.

Ya Allah kok adalah cowok yang biasa aja tapi senyumannya itu loh.....
upssss..... aku suka belum berarti aku jatuh cinta yah... jadi jangan mengira yang tidak-tidak....
namun pertama kali aku melihat itu abang sebut saya namanya *kijok* aku rasa yah dia biasa aja. nothing spesial, terus ada beberapa acara yang mengharuskan aku jumpa lebih lama sama dia, terus tu yah gitu, suka curi-curi pandang sedikit, dan ternyata eng ing engggg, dia senyum dan senyumannya itu. cetar lek, nha dia kalo senyum itu nampak giginya. yah gigi gingsulnya itu kelihatan. ya Allaaaahhhh. manis kaliiiii.

yah gitu deh, cerita gak berhenti sampai di situ aja, lanjut ke dunia maya, bongkar-bongkar Facebook, terus yah gitu deh di beranda ada update statusnya di kijok itu. dengan sangat mengikuti hobby saya yang suka membongkar-bongkar FB orang, hati saya pun tergugah untuk klik kanan pada bagian name Fbnya dan open in new tab. woaaahhh sayapun mulai beraksi dengan membedah satu perasatu ruangan yang ada di Laman FB tersebut. yang pertama saya lihat itu ada kiriman-kiriman yang ada di Wall FBnya dan termasuk juga status-status dia yang ternyata dia itu alay. tiap jam update status. yah tapi yang namanya orang ganteng mau gimana pun yah tetap ganteng, lek.

terus, abis itu aku bongkar-bongkar album foto, jenjreeennngggg, dia termasuk anak yang narsis,,,,, hahahah, satu persatu fotonya pun aku lihat dan aku perhatikan sampai komentar-komentar yang uda lawa, foto-fotonya itu makin buat aku makin kesemsem sama senyumannya itu. fotonya itu rata-rata senyum lebar dengan memperlihatkan gingsulnya itu. ya Allah, di depan laptop aku senyum-senyum, ketawa-ketawa sendiri, njerit-njerit sendiri, ah pokoknya kek uda gilalah aku ini.

yah dari sini aku makin yakin bahwa rata-rata cowok yangbergingsul itu emang cakep, manis dan yah begitulah.
sekian cerita dari saya. apabila memiliki pengalama yang sama atau merasa sebagai cowok yang bergingsul jangan Gedek Rasa dulu yah. karena cerita ini hanya fiktif belaka.....
Selasa, 29 Oktober 2013 0 komentar

Seminggu malam

tugas di sebuah kamunitas untuk menjaga atau menjalankan tugas sebagai seksi pemutara film selama seminggu setiap malamnya, menjadikan itu bahan pengalaman buat aku. ulalalal, mantabnya pengalaman itu, namun seketika malam yang awalnya aku rasa bakal dapat begitu banyak dinamit-dinamit yang dapat aku jadi senjata. yah namun, apalah daya. wkwkwkwk. apaasih bahasa nya alay banget.
malam pertama pemutaran film. saya sms abang itu "mas, saya fanni yang bakal bertugas pemutaran film sama mas." _sending massage _ DONE. *menunggu sms* rambut ini sudah mulai memutih.....
akhirnya ssmnya pun di balas. "Oh ya :)" ih keselnya itu gimana ya... paling kesel kalo sms di balasnya cuma Oh gitu. itu tuh rasanya mau ngajak Avatar untuk berantam tau gak. uda lama nunggu balesan, di bales cuma Oh. wkwkwkwk. tidak masalah, tidak masalah. gapapa. saya sebelumnya gatau wajah abang itu, yah menunggu malam hari saya berfikir, bagaimana ntar malam yah?? saya harus gimana yah???

alay banget, uda kayak mau jumpa pangeran aja. hahahah. adzan magrib berkumandang akhirnya dia sms saya "fanni, kamu di mana? kosan kamu di mana?" saat itu saya masi berada di sebuah tempat yang saya sedang bertarung dengan laptop saya yang sangat menyebalkan ini.

saya bergegas membalas sms tersebut dan kemudian balik ke kosan untuk mandi dan bersiap pergi. saya kasi alamat kosan saya, namun apalah daya, karena tinggal di rumah yang di apit oleh sawah-sawah mas yang menjemput saya malah nyasar ke komplek lain. alhasil saya harus berjalan ke delan jalan, agar mas itu gampang menjemput saya. waaaaa. akhirnya kita ketemu juga lek. hahahahhah
Jumat, 25 Oktober 2013 0 komentar

Abang pembalap itu

ya Allah trauma kali rasanya naik motor balap-balap, teringat sama si masa lalu yang jadi pembalap gak jadi itu. sekarang di jogja nemui abang pembalap lagi, ya Allah belle bangettttttttt yakkk, seminggu semalam selalu bersama itu saat acara pemutaran film, saya kebagian menjaga bersama si abang-abang itu, yah abang pembalap itu. ya Allah setiap malam naik motor sama abang itu, gilak dia bawa motornya itu rasanya serasa duduk di belakang valintino rosi, ya Allah, betul-betul gilakkan, uda tau saya itu trauma banget sama yang namanya naik motor ngebut-ngebut.

di tanyalah sama abang itu "fan, aku ngebut-ngebut gapapa yah".... "oh iya mas gapapa, iya santai aja" itu jawabku polos dan terpaksa, taulah aku kan orang nya gak bisa bilang nggak, takut banget rasanya kalo aku bilang "fanni takut naik motor ngebut-ngebut mas" jadi yah dengan anak paoknya aku bilang aja, gapapa, walaupun rasanya uda mau pecah duarduar duduk di belakang.

abang pembalap itu sifatnya ulala banget, sok cuek atau emang cuek gimana gitu, hahahaha. yah kalao dari abang itu ngomong serasa hidup gak ada beban gitu. ngomongnya tuh enteng banget. yah hampir-hampir mirip sama aku deh, *prokprokprok* yah mau gimana lagi aku duduk di belakang sambil diem aja dan yah kadang-kadang cerita-cerita gak jelas gitu, biar gak boring di motor, tapi iyaloh, naik motor sama abang itu, aku bukannya jadi takut sekarang, tapi malah jadi ngekeh sakit perut nahan ketawa, yah abis diatuh bawa motornya tuh aneh banget, yah gitulah.

yah kejadian itu sekali lagi aku alami selama seminggun, gilak ajakan??? setiap dia bawa motornya ngebut-ngebut aku gak takut, malah gelik mau ketawa lek. ya ampun.
0 komentar

Aku, Jogja dan Kerinduanku

hay, hay pagi agen samar-samar semuanya, hari ini lagi gadak kuliah nih, jadi mau sempeti sejenak, duduk di depan laptop terus nulis blog yang uda berabu banget, karena sering ditinggal oleh pemiliknya, hina sekali yah...

berada di kota Yogyakarta membuat aku bangga, yah sekarang aku uda di yogya, lebih kurang 4 bulan aku di sini, Yogyakarta memiliki sensasi sendiri terhadap semua isinya, dari lalu lintasnya, keseniannya, makanannnya, sampai tempat-tempat yang harus dikunjungi.

Aku ke yogya buat menuntut ilmu, so??? pasti jarang banget dong bisa jalan-jalan????
oh tidak begitu juga lek, karena sekolah di bidang ilmu pertelevisian buat aku cukup sering yang namanya jalan-jalan, tapi bukan untuk liburan melainkan untuk ngejai tugas, *owaleh sama ajadong* yah tapi sambil menyelam meminum air dong.

yah pertama kali aku menginjakkan kaki di jogja, rasanya ughhhhhhh, bombastis banget deh, yah rada alay sih, soalnya baru pertama kali keluar dari pulau Sumatera. yah mau kekmana lagi, emang aku gak bisa menutupi rasa kagumku akan kota yogyakarta yang sangat spesial ini.

mungkin kalo ngebahas namanya kota yogyakarta, gak luput dari yang namanya Malioboro, Taman Sari, Kilometer 0 / 0 Km, vrendeburg, Alun-alun selatan, dan lain-lain masih banyak lagi.

yah semua tempat itu uda aku datangi, malah uda sering banget lagi. *sombong* selain tempat, jogja juga punya makanan yang gak kalah dengan kota lain mau tau? langsung aja datang ke yogya.


cerita tentang yogyakarta gak kan habis di sini aja, bakal ada di slide lainnya. namun kali ini aku bakal bahas tentang yang namanya rasa rindu akan kampung halaman, apalagi saat diam sendiri di kosan, uh lalal, terasa banget itu kangen-kangenannya, tapi santai lek, saya bukan anak yang alay galau gitu, jadi aku mencoba menghibur diri dengan ambil sapu, terusnya nyanyi ala dangdut koplo gitu, syalalalallalalala *joget-joget gak jelas* ahay, uda suara gak bagus-bagus amat, joget-joget gak jelas, ketawa-ketawa sendiri, yaelah fanni, hahahha. yah beginilah cara agar gak selalu merasa kangen dan akhirnya jadi galau akan kampung halaman, semua keberhasilan butuh pengorbanan lek....

rindu akan kampung halaman, biasa aja tuh.... *mencoba biasa maksudnya* sekrang aku di jogja sekolah dengan giat dan harus sukses. amin - prokprokprokkkkk

saya pagi ini jam 9 mau shooting, maklum deh orang sibuk, jadi sampai disini dulu perjumpaan kita.
salam agen samar-samar ~
Senin, 14 Oktober 2013 0 komentar

Malam Idul Adha


hey lagi apa kawan? pada baru buka puasa ya??? sama dong. hehheheh, semoga amal ibadah kita di terima yang maha kuasa yah. Aminnnnn.

mau cerita-cerita nih sama agen samar-samar semuanya, mau cerita tentang suka dan duka di malam idul adha tahun ini, wahhhh, ini hari raya pertama buatku tanpa keluarga tercinta, yah,,, aku gak bisa pulang ke medan karena terhalang waktu dana uang. andai ke Medan itu kayak dari setiabudi ke pajak sambu, cuma bisa pake angkot pintu belakang yang warna kuning nomornya 14 dan ongkosnya juga cuma 4ribuan dan di tempuh dengan waktu lebih kurang 30menit, kalok gak mogok tuh angkot.
waaaa, tapi itu semua imposible deh soalnya kan ongkos dari yogya-medan luamayan mahal. wah tapi no problem, namanya juga saya merantau ke sini buat mencari ilmu, *prokprokprok* salut deh buat diri sendiri. hahahah, tapi dalam hati ini gak bisa bohong, kangen banget sama omelan si Mama, canda tawa si Kembar (Fikri & Fina), olokan si Mbak Fica, ada Rayuan Ayot (sebutan ayah saya), biasa kalo malam idul adha di rumah paling cuma nonton TV, makan, tidur, beitu-begitu aja sih, di sini juga sama ngelakui begitu juga, tapi kek mana yah?? lebih enak aja gitu kalo di rumah sendiri bareng keluarga.
nah bagaimana dengan saya sekarang di kota orang??? yah, saya sekarang lagi berada di Planet Mars, ulalalalm hahah gak deng, sekarang lagi di Rumahnya Atta (Sepupu saya) yah cuma bisa nemeni Atta main, menjawab semua pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan dia yang Abstrak, nah namanya juga anak umur 4 tahun, banyak mau tau dan sok taunya. tapi saya sayang sama dia, uda kayak adik kandung saya sendiri, yah berdua aja nih di rumah sama si atta, dia duduk manis sambil nonton Sinetron kesukaannya dan saya duduk depan Laptop sambil melompong, ahay,
sebelum aku nulis ini blog, yah biasa, buka puasa, idih beda amat sama kalo buka puasa di medan sama di yogya, kalo di yogya buka puasanya cepet walaupun imsaknya juga cepet, lah kalo di medan kan magribnya itu sekitar jam setangah 7, nah di sini jam 6 kurang uda buka puasa, ahh ntar klo bulan ramadhan, sahur di Medan, terus buka puasanya di yogya. hehhehe superman kalee bisa terbang dengan cepat. ih iya juga yah, ah besok kepingin jadi superwoman deh biar bisa terbang Medan-yogya dengan sesuka hati. nah lanjut, uda adzan, biasa sih di rumah, suka ati mau langsung makan apa solat dulu, nah karena di sini kan segen (sungkan) kalo langsung makan, yah harus solat dulu deh, nah uda siap solat, harus nunggui si Atta solat, berniat abis Atta solat langsung makan, eh ternyata si Atta gamau makan dulu. *Ampoooonnnnn Laperrrrr, makani bantal-bantal di kamar* nah terus harus nunggu si atta mau makan, duh dek, mbak uda kelaperannn, nah selanjutnya aku kompro-kompori biar dia mau makan, yauda kami makan, dengan modus, lomba makan seperti biasa, yah dia ngambil nasinya sedikit amat, nah aku kan kelaperan, yah agak banyakla, walaupun itu belum banyak, yah makan dan lahi-lagi aku harus pura-pura kalah agar dia merasa makannya di luan dan menang. Lalalallala, begitulah menghadapi anak kecil, kita harus mengalah dan merasa kalah agar memebuat hatinya senang. *duh baik banget mbak fanni yah dek*
Lanjut, kita berdua di tinggal sama bude dan pakde, karena di dekat rumah ada yang meninggal, alhasil si Atta makin bete karena aku cueki muluk, dari kemarin aku kan banyak tugas jadi dia main-main sendiri, yah biasanya kalo lagi gadaka tugas yah aku juga yang nemeni dia main. nah sekrang dia lagi BDMD karena ibu nya gak pulang-pulang.  dia selalu bertanya "Ibu, kok gak pulang-pulang mbak?"  dan aku mencoba menguatkannya dengan berkata "Sabar yah sayang, bentar lagi Ibu pulang"  tapi Ibunya belum pulang juga, dia dengan hati Betenya tetep aja nonton TV sambil main-main gak jelas. yah walaupun begitu, aku tetep sayang banget sama Atta.
 
;